Jumat, 09 September 2011

materi pramuka

PANORAMA SKETSA PRAMUKA
(LAPORAN PEMANDANGAN)
Membuat laporan panorama berbeda dengan membuat sketsa pemandangan atau melukis, sebab laporan panorama mempunyai beberapa aturan yang membedakannya dari gambar biasa, baik segi peralatan maupun teknik dari segi menggambarnya.
Panorama berguna untuk menggambarkan kembali situasi atau keadaan suatu daerah pada suatu waktu, dan jika kita kembali lagi ke daerah tersebut kita akan dapat melihat perubahan-perubahan yang terjadi.
Para prajurit biasa membuat laporan panorama sebagai bahan penyelidikan / pengintaian untuk menilai keadaan musuh, bagaimana posisinya, dimana letak persenjataanya, dan sebagainya. Sehingga mudah bagi prajurit tersebut untuk menyusun strategi meyerbu atau melumpuhkan lawan.

CARA MENGERJAKAN LAPORAN PANORAMA, YAITU :
1. Peralatan yang harus disediakan, seperti :
a. Kertas Lapran.
b. Pensil HB dan 2B untk mengarsir.
c. Ballpoint atau pulpen untuk menulis data dan keterangan.
d. Penggaris.
e. Kompas Bidik ( untuk mencari sasaran / arah yang dituju ).
f. Pembidik atau masker ( bias dibuat dari bahan kotak korek api dengantambahan benang atau kawat ).
2. Buatlah sebuah persegi panjang diatas kertas laporan, berukuran 2 : 1.
3. Bidiklah dengan kompas pada arah yang ditiju atau yang dicari, setelah melihat pada pembidik, tandai tempat tersebut. (misalnya Pohon, bukit, rumah dan sebagainya).
4. Pergunakan pembidik (masker), letak titik tengahnya harus tepat dengan tanda yang sudah kita tentukan dengan kompas sebelumnya.
5. Pindahkan pemandangan yang kamu lihat pada kotak pembidik ke kertas laporanmu berupa sketsa saja (bukan lukisan pemandangan).
6. Jangan menggambar tanda-tanda (benda / bentuk) yang bersifat sementara atau bergerak. (misalnya sekumpulan ternak, mobil dan sebagainya)
7. Mulailah mengarsir gambar panorama, mulailah dari yang terdekat terlebih dahulu baru yang jauh.
8. Selesaikan mengarsir, lengkapilah data-data atau keterangan pada laporanmu. Dari mulai data gambar, alat-alat yang kita pergunakan, samapi pada keterangan-keterangan selama pembuatan gambar. (cuaca, angina, arah dsb.)
KETERANGAN KHUSUS :
Arsiran miring berlaku untuk pohon , semak dan desa.
Ø



Arsiran mendatar untk bebatuan, sawah dan lading.
Ø

Untuk pegunungan, gunung dan bukit. Arsiran mengikuti bentuknya.
Ø

Semakin jauh, semakin renggang arsiran kita (kerapatan garis).
Ø


Catatan : Jika banyak yang kita dapatkan sebagai keterangan, maka kita dapat menambahkannya pada lembaran khusus sebagai lampiran.Kemudian satu hal yang penting, jika kita ingin laporan kita baik, maka laporan kita harus :
Bersih.
Ø
Tepat Arah Sasaran Bidiknya (kompas).
Ø
Alat-alat Lengkap.
Ø
Keterangan Laporannya lengkap.
Ø
Arsiran Rapid an benar.
Ø
Arsiran gambar pada kotak harus menggunakan Pensi
Gambar Alat sket :

Perhatikan contoh laporan panorama lalu lihat bagaimana membuat kotaknya, garis pinggir, arsiran , keterangan dan data-data lainya yang dianggap perlu. Jangan lupa mencantumkan Identitas pembuat (nama beserta keterangan-keterangannya.




Contoh :
LAPORAN PANORAMA









Gambar panorama ini dibuat dari sisi Jalan Gunung Sebelah Kanan.
DATA GAMBAR :
Keterangan : Alat – alat :

1. Tempat : Jl. Gunung Ds …. 1. Kertas Laporan
2. Waktu : 10.45 WIB. 2. Pensil HB dan 2B
3. Cuaca : Cerah. 3. Mistar (penggaris)
4. Suhu : 29° C 4. Ballpoint
5. Angin : Kencang Kea rah Barat. 5. Kompas Bidik “torpedo”
6. Titik Sasaran : 180° . 6. Masker (pembidik).
7. Tanggal : 30 Nopember 1992

Tujuan pembuatan laporan Panorama ini ditujukan untuk : PANITIA LOMBA

Pembuat,

regu piit

Peta pita

Tujuan pembuatan peta pita ini adalah untuk menggambarkan keadaan perjalanan yang telah dilakukan dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Peralatan yang dipersiapkan dalam pembuatan peta pita ini adalah :

1. Pensil Teknik 2B

2. Penggaris panjang

3. Kertas pita peta

4. Kompas bidik

5. Meja kerja

Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan peta pita :

1. Penentuan Skala

Hal ini erat kaitannya dengan jarak yang akan ditempuh selama melakukan perjalanan dengan kertas yang ada.

2. Pembuatan Keterangan

Keterangan yang dimaksud adalah apa-apa yang dilihat selama melakukan perjalanan baik yang ada disebelah kiri maupun yang ada di sebelah kanan, yang perlu diperhatikan adalah tanda-tanda berupa bangunan-bangunan penting atau suatu daerah yang mencolok dan merupakan sesuatu yang mudah dilihat dan diperhatikan. Keterangan dituliskan dalam bentuk gambar peta dan tulisan.

3. Penulisan Arah Utara, Jarak, dan Waktu

Arah utara digambarkan sesuai dengan arah utara kompas. Jarak dituliskan berdasarkan ukuran yang ada dengan skala yang sudah ditentukan. Untuk waktu bisa dilihat dengan jam sesuai saat berangkat dan tiba di setiap belokan.

Untuk pembuatan peta pita, setiap pergantian arah perjalanan maka harus kita gambarkan, demikian seterusnya sampai daerah yang kita tuju. Gambar keterangan peta dapat dilihat pada gambar di bawah ini.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar